Rumah Jahit - Melayani jasa jahitan busana kebaya, muslim, dan seragam dengan kualitas garment di Jember Jawa Timur Indonesia

Perkembangan dunia fashion di nusantara


Indonesia memiliki ragam budaya dan adat istiadat serta kemajemukan suku suku bangsa. Sebelum era 1940-an gaya berbusana masyarakat kita cenderung sederhana yaitu jenis busana kebaya di sebagian daerah jawa, sumatera. Bahkan di daerah Bali misalnya, para wanita masih mengenakan busana adat khas mereka yang masih top-less pada bagian perut dan dada. Ada sebagian saja wanita di nusantara yang mengenakan busana modern eropa pada masa itu, hal ini dipengaruhi pergaulan mereka dengan orang orang belanda (eropa). Jenis busana eropa berupa gaun yang dipadu dengan penggunaan korset bagian dada hingga pinggul.

Kemudian pada akhir 1940-an hingga ujung dekade berikutnya, dimulailah gaya hidup eropa berkembang dan banyak diikuti oleh trend fashion masyarakat kita. Segala cara mempercantik diri, atau mungkin meng-eropa-kan penampilan di tiru secara luas. Seiring dengan beberapa iklan beredar pada kala itu yang memakai iconic bintang wanita cantik saat itu seperti ; Barbara Stanwyck, dll. Kesan cantik saat itu selain gaya busana, rambut adalah kulit putih dan berwajah eropa. Selain media, ada faktor lain yang dominan mempengaruhi imaji kecantikan tersebut yaitu ; euforia kemerdekaan. Segala sesuatu yang sebelumnya identik dengan kelas sosial tertentu, seketika bisa dirasakan semua lapisan masyarakat dengan mengatas namakan kemerdekaan. Termasuk soal busana dan tata cara berpenampilan.

Hingga tahun 1960-an trend berbusana berkembang seiring dengan gaya rok mini atas pengaruh dunia barat, era the beatles, dll. Euforia anak muda barat pada masa tersebut begitu masive mempengaruhi gaya berbusana kalangan muda mudi di Indonesia. Sementara trend busana muslim berupa gamis atau blus terusan ke bawah marak di Indonesia dekade 1990-an. Pada mulanya jenis busana muslimah sebelum tahun tersebut hanya berupa perangkat kebaya yang dipadu dengan kerudung saja. Sementara di sebagian daerah lain, terutama di aceh jenis busana adatnya di padu dengan kerudung biasa. Perkembangan mode busana muslim di Indonesia lebih variatif dan kreatif dibandingkan busana muslim kalangan wanita di negara lain.

Minat dan antusiasme warga Jember terhadap dunia fashion


Sebagai sebuah kabupaten di Jawa timur, Jember memiliki 31 kecamatan yang terdiri dari 28 kecamatan dengan 226 desa dan 3 kecamatan dengan 22 kelurahan. Kabupaten Jember dibentuk berdasarkan Staatsblad Nomor 322 tanggal 9 Agustus 1928, yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1929. Pemerintah Hindia Belanda telah mengeluarkan ketentuan tentang penataan kembali pemerintah desentralisasi di wilayah Provinsi Jawa Timur, antara lain dengan menunjuk Regenschap Djember sebagai masyarakat kesatuan hukum yang berdiri sendiri. Secara resmi ketentuan tersebut diterbitkan oleh Sekretaris Umum Pemerintah Hindia Belanda (De Aglemeene Secretaris) G.R. Erdbrink, 21 Agustus 1928. (source: wikipedia)

Perkembangan dunia fashion telah berkembang pesat di kota Jember, indikator perkembangan itu dapat dilihat dari even-even peragaan busana yang di selenggarakan oleh para pelaku desain busana dan didukung oleh pemerintah setempat. Sebagai contoh penyelenggaraan jember fashion carnival hingga mampu melesat menuju level internasional.

Kendati demikian tingkat pendapatan daerah secara umum yang masih rendah mempengaruhi tingkat daya beli atau konsumsi terhadap perkembangan model busana yang ada. Hal ini di sebabkan mayoritas pendapatan masyarakat yang berasal dari sektor pertanian (petani), buruh perkebunan, dan pekerja migran. Era digital telah banyak membawa pengaruh gaya hidup modern terutama di kalangan anak mudanya, pergeseran pola pikir serta kecenderungan bergaya stylish termasuk di dalamnya dibawa oleh mereka-mereka yang bekerja sebagai perantau di kota besar lainnya.

Perkembangan dunia fashion di Indonesia dan Kabupaten Jember dari waktu ke waktu serta pengaruh budaya lokal dan eksternal | Artikel Rumah Jahit Indonesia
Perkembangan dunia fashion di Indonesia dan Kabupaten Jember dari waktu ke waktu serta pengaruh budaya lokal dan eksternal | Artikel Rumah Jahit Indonesia